Ahad 03 Jan 2021 19:52 WIB

Warga Terdampak Banjir di Jambi Diberi Bantuan

Bantuan meringankan korban banjir di tengah musibah banjir dan pandemi Covid-19.

Seorang bocah menerobos banjir luapan Sungai Batanghari yang menggenangi permukiman untuk berjualan di Pelayangan, Jambi
Foto: Antara/Wahdi Septiawan
Seorang bocah menerobos banjir luapan Sungai Batanghari yang menggenangi permukiman untuk berjualan di Pelayangan, Jambi

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Prajurit TNI, Babinsa Koramil 415-09/Telanaipura Kodim 0415/Batanghari, berkesempatan mendampingi lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di RT. 11 Kel. Kenali Besar, Kec. Alam Barajo, Kota Jambi.

Bantuan berupa mi instan, susu, beras dan minyak goreng ini diinisiasi oleh lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ATC) bersama PMI untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana dan masyarakat yang membutuhkan, demi meringankan beban hidup di tengah pandemi Covid-19, kata Danramil 415-09/Telanaipura Mayor Inf Widi Purwoko, Ahad.

Aksi nyata berupa aksi sosial ini sebagai bentuk aksi yang mampu menyebarkan semangat positif kepada semua orang, terlebih bagi mereka yang mengalami kesulitan dan terdampak karena bencana alam dan lain sebagainya.

"Dalam masa pandemi ini, sebisa mungkin kita berusaha untuk terus-menerus menyebarkan semangat positif kepada semua warga, terlebih yang membutuhkan uluran tangan," kata Widi Purwoko.

Menurut Danramil Telanaipura itu, niat baik seperti ini sangat dibutuhkan bagi warga yang membutuhkan uluran bantuan untuk meringankan pemenuhan beban hidup yang serba sulit.

"Semoga dengan adanya aksi sosial seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi pihak-pihak lainnya dan dapat menggerakkan kedermawanan bagi setiap individu untuk berbagi dengan sesama," jelas Mayor Inf Widi Purwoko.

Sementara itu Endi warga penerima bantuan, mengapresiasi aksi Babinsa dan ACT serta PMI, lembaga kemanusiaan dan organisasi lainnya yang berusaha menyalurkan bantuan kemanusiaan tanpa ada paksaan.

"Inilah yang kami butuhkan dari bantuan di tengah musibah banjir dan pandemi Covid-19 masih ada perhatian dari sebagian lembaga yang membantu meringankan beban korban banjir," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement