Senin 09 Mar 2020 23:59 WIB

Pria yang Loncat dari Lantai 7 Plaza Medan Meninggal

Pria yang bunuh diri dari Plaza Medan tidak memiliki identitas

Ilustrasi Garis Polisi(Republika/Kurnia Fakhrini). Setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Methodist Medan, pria yang diduga melakukan aksi bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 7 Thamrin Plaza Medan pada Senin (9/3) malam, akhirnya meninggal dunia.
Foto: Republika/Kurnia Fakhrini
Ilustrasi Garis Polisi(Republika/Kurnia Fakhrini). Setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Methodist Medan, pria yang diduga melakukan aksi bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 7 Thamrin Plaza Medan pada Senin (9/3) malam, akhirnya meninggal dunia.

REPUBLIKA.CO.ID,  MEDAN -- Setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Methodist Medan, pria yang diduga melakukan aksi bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 7 Thamrin Plaza Medan pada Senin (9/3) malam, akhirnya meninggal dunia.

Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Chaniago mengatakan korban yang belum diketahui identitasnya ini dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi. "Korban di autopsi dikarenakan korban meninggal dunia dan tidak mempunyai identitas pribadi. Diharapkan keluarga korban datang," katanya kepada wartawan.

Aksi nekat korban kata Faidir, diduga dilatarbelakangi permasalahan asmara."Menurut dokter, korban mengalami depresi, karena ditinggal pacarnya," ujarnya.

Aksi bunuh diri pria dengan cara melompat dari lantai 7 Thamrin Plaza Medan itu terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar di media sosial. Dalam video berdurasi 7 detik itu terlihat pria yang mengenakan baju merah dan celana panjang dalam posisi telungkup di antara tempat pajangan pakaian di plaza itu.

 

Kehidupan adalah anugerah berharga dari Allah SWT. Segera ajak bicara kerabat, teman-teman, ustaz/ustazah, pendeta, atau pemuka agama lainnya untuk menenangkan diri jika Anda memiliki gagasan bunuh diri. Konsultasi kesehatan jiwa bisa diakses di hotline 119 extension 8 yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes juga bisa dihubungi pada 021-500-454. BPJS Kesehatan juga membiayai penuh konsultasi dan perawatan kejiwaan di faskes penyedia layanan
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement